Halaman

0 komentar

[KPST]Resume Critical Thinking




             Crical Thinking atau berpikir kritis merupakan upaya pendalaman kesadaran serta kecerdasan membandingkan dari beberapa masalah yang sedang dan akan terjadi sehingga menghasilkan sebuah kesimpulan dan gagasan yang dapat memecahkan masalah tersebut. setiap orang memiliki pola pikir yang berbeda. Akan tetapi, apabila setiap orang mampu berpikir secara kritis, masalah yang mereka hadapi tentu akan semakin sederhana dan mudah dicari solusinya. Oleh karena itu, manusia diberikan akal dan pikiran untuk senantiasa berpikir bagaimana menjadikannya hidupnya lebih baik, dan mampu menjalani suatu masalah sepelik apapun yang diberikan kepadanya. 

             Tujuan awal berpikir kritis adalah menyingkapkan kebenaran dengan menyerang dan menyingkirkan semua masalah yang salah supaya kebenaran terlihat. Berpikir Kritis memiliki nilai seperti halnya sebuah roda dalam sepeda motor. Akan tetapi, mengajarkan hanya berpikir kritis tidaklah cukup.

Berikut definisi dari berpikir kritis oleh beberapa ahli :


  1. Definisi berpikir kritis menurut Mustaji (2012): Berpikir kristis adalah berpikir secara beralasan dan reflektif dengan menekankan pembuatan keputusan tentang apa yang harus dipercayai atau dilakukan. Berikut adalah contoh-contoh kemampuan berpikir kritis, misalnya (1) membanding dan membedakan, (2) membuat kategori, (2) meneliti bagian-bagian kecil dan keseluruhan, (3) menerangkan sebab, (4) membuat sekuen / urutan, (5) menentukan sumber yang dipercayai, dan (6) membuat ramalan.
  2. Definisi berpikir kritis menurut Walker (2006) :Berpikir kritis adalah suatu proses intelektual dalam pembuatan konsep, mengaplikasikan, menganalisis, mensintesis, dan atau mengevaluasi berbagai informasi yang didapat dari hasil observasi, pengalaman, refleksi, di mana hasil proses ini diguanakan sebagai dasar saat mengambil tindakan.
  3. Definisi berpikir kritis menurut Paul (1993) :Berpikir kritis adalah mode berpikir – mengenai hal, substansi atau masalah apa saja – di mana si pemikir meningkatkan kualitas pemikirannya dengan menangani secara terampil struktur-struktur yang melekat dalam pemikiran dan menerapkan standar-standar intelektual padanya.
  4. Definisi berpikir kritis menurut Beyer (1985) : Berpikir kritis adalah kemampuan (1) menentukan kredibilitas suatu sumber, (2) membedakan antara yang relevan dari yang tidak relevan, (3) membedakan fakta dari penilaian, (4) mengidentifikasi dan mengevaluasi asumsi yang tidak terucapkan, (5) mengidentifikasi bias yang ada, (6) mengidentifikasi sudut pandang, dan (7) mengevaluasi bukti yang ditawarkan untuk mendukung pengakuan.
          Sesuai dengan tujuan dari berpikir kritis yang telah diungkapkan di atas tadi, maka berpikir kritis juga berguna bagi kita untuk tidak menggunakan bahasa, konsep, dan argumen yang salah. Maksudnya di sini dalam kita menyampaikan argumen kita harus benar benar berpikir kritis sehingga apa yang telah kita sampaikan sebagai argumen tersebut tidaklah salah. Dengan berargumen kita dapat meyakinkan orang lain untuk percaya dengan yang kita sampaikan, pastinya dengan data atau fakta yang valid. Tetapi perlu kita ingat ada perbedaan argumen dengan penjelasan(explanation).
          Argumen adalah alasan yang dapat dipakai untuk memperkuat suatu penjelasan, atau gagasan dengan sudut pandang yang kita miliki. Argumen biasanya dibagi menjadi dua jenis, deduktif dan induktif. Jadi didefinisikan, argumen harus dibedakan dari perselisihan. Satu dapat menggunakan argumen, dalam arti ahli logika, dalam rangka untuk memenangkan argumen, dalam arti sehari-hari sengketa. Jelas "argumen" ahli logika adalah tidak sedramatis pertarungan verbal. Sebagai contoh argumen induktif melihat entri berikutnya, karena contoh argumen deduktif melihat determinisme keras.
         Explanation adalah Penjelasan mengidentifikasi penyebab dari suatu peristiwa, sehingga menjawab pertanyaan mengapa sesuatu itu apa itu atau mengapa hal itu terjadi. Penjelasan sejarah menunjukkan bagaimana sesuatu yang datang untuk menjadi apa itu. Penjelasan mengidentifikasi hubungan kausal. Mereka mengatakan mengapa atau bagaimana sesuatu terjadi. Berikut ini adalah contoh dari penjelasan:
Ayah saya didiagnosa menderita kanker paru-paru dua tahun lalu. Tentu saja, salah satu pertanyaan pertama keluar dari mulutnya adalah, "Mengapa ini terjadi?" Dokter menjelaskan kepada ayah saya bahwa ia masuk ke dalam tiga kategori faktor risiko yang berkontribusi terhadap timbulnya kanker pada beberapa pasien. Kategori pertama yang dokter mengatakan saya lakukan cocok ke dalam adalah bahwa ia memiliki riwayat kanker dalam keluarganya. Kategori kedua adalah bahwa ayah saya telah merokok selama hampir 30 tahun, dan kategori ketiga adalah bahwa ayah saya telah melalui periode stres yang tinggi. Ini adalah penjelasan karena dokter memberitahu ayah saya mengapa dia menderita kanker. Dokter memberinya tiga alasan yang membuat ayah saya beresiko terkena kanker paru-paru. Dia mengatakan kepadanya bahwa ia masuk ke dalam kategori risiko riwayat keluarga, stres tinggi dan perokok. Penjelasan dari dokter membantu ayah saya lebih memahami mengapa ia memiliki kanker dengan mengatakan kepadanya penyebab kanker.

         

0 komentar

KPST

 Sains dan Teknologi
               
                Sains merupakan ilmu yang mempelajari alam semesta beserta seluruh isinya. Seseorang yang ahli di bidang sains dikenal dengan sebutan saintis.Teknologi adalah suatu sarana yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.Teknologi merupakan penerapan sains yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari – hari. Sebagai contoh, pada abad-abad sebelum ada alat bedah canggih, seorang pasien yang memerlukan operasi pembedahan harus menghadapi alat-alat operasi yang mengerikan. Hal itu membuat nyalinya ciut dan dapat mengakibatkan sakitnya makin parah. Dengan adanya perkembangan sains dan teknologi, alat bedahpun makin “ramah”. Pasien tidak takut lagi menghadapi operasi pembedahan. Selain itu, keberhasilan operasi pembedahan pun semakin meningkat.
                      Sains dan teknologi lahir dari hasil pemikiran manusia. Kehidupan manusia tidak dapat lepas dari sains dan teknologi. Tahukah kalian bagaimana hubungan antara sains, teknologi, dan masyarakat ?Beruntunglah kita dapat menikmati hasil perkembangan teknologi saat ini. Kita dapat mencegah menularnya suatu penyakit dengan vaksinasi, mengetahui jenis kelamin janin sejak masih dalam kandungan, atau kita dapat mengganti organ tubuh yang sudah tidak berfungsi melalui teknik cangkok organ. Coba bayangkan jika seandainya kalian hidup pada zaman dahulu ketika sains dan teknologi belum maju. Kita mungkin tidak dapat berbuat apa-apa ketika suatu wabah penyakit menyerang. Kita mungkin hanya menunggu giliran kapan penyakit itu hilang atau mungkin hanya menunggu kematian.Hubungan antara sains, teknologi, dan masyarakat sangat erat dan bahkan tidak dapat dipisahkan. Teknologi dan hasil penemuan di bidang sains menjadi tidak berarti jika tidak dapat di terapkan dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu, hasil penelitian sains dan teknologi harus di sebarluaskan kepada masyarakat. Dengan cara seperti ini, diharapkan suatu penelitian dapat cepat diketahui sekaligus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
 Pengaruh Sains dan Teknologi dalam Kehidupan Mayarakat
                  Sains  dan teknologi adalah suatu bagian yang tak lepas dari kehidupan manusia dari awal peradaban sampai akhir kehidupan manusia. Sains  dan  teknologi terus berkembang seiring perkembangan peradaban manusia di dunia. Jika melihat fenomena perkembangan peradaban manusia dari masa ke masa. Kita akan melihat dengan jelas bagaimana peran sains dan teknologi  sangatlah sentral. Walaupun pada masa-masa awal, manusia belum ada konsep sains dan teknologi. Pada masa-masa itu (seperti masa prasejarah) perkembangan perdaban  manusia hanyalah dengan logika berpikir sederhana dan dari fenomena-fenomena alam yang sederhana.Misalnya  penemuan alat berburu sederhana pada masa prasejarah, mungkin bagi kita adalah hal yang sederhana, akan tetapi pada masa itu penemuan tersebut adalah hal yang sangat revolusioner dan hebat.
             Karena peran sains dan teknologi yang sangat sentral dalam perkembangan peradaban , maka kini banyak negara yang berlomba – lomba untuk mengembangkan  sains dan teknologi. Mereka percaya bahwa dengan majunya sains dan teknologi maka berimbas pada kemajuan bangsa tersebut. Dan memang benar faktanya demikian. Jika kita melihat sejarah dimana kemajuan sains dan teknologi sangat menentukan kemajuan bangsa bahkan dijadikan tolak ukur kemajuan bangsa.  Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa kemajuan sains dan teknologi berbanding lurus dengan kemajuan bangsa. Dan  hal  lebih penting yang bisa bangsa dapatkan dengan mengembangkan sains dan teknologi, yakni meningkatnya kesejahteraan bangsa.
Dampak Pengembangan Sains dan Teknologi
Pada satu sisi, perkembangan sains dan teknologi memang telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Pada sisi lain, pesatnya kemajuan sains dan teknologi membawa pengaruh negatif. Gejala dehumanisasi merupakan salah satu dampak negatif sains dan teknologi. Gejala dehumanisasi yaitu tergerusnya nilai-nilai kemanusiaan.

            Berikut adalah dampak positif perkembangan sains dan teknologi dalam kehidupan :
a.Menjadi sumber pengetahuan yang selalu berkembang di masanya.
b.Dapat menjadi pusat segala pertukaran informasi.
c.Memberikan informasi yang tepat , cepat , dan akurat.
d.Bidang komunikasi sudah tidak mengenal batas antara jarak dan waktu.
e.Bidang transportasi dapat memberikan banyak pilihan jenis transportasi pada manusia dengan variasi kecepatan waktu dan harga.
Berikut adalah dampak negatif perkembangan sains dan teknologi dalam kehidupan :
  1.  Dengan begitu cepatnya pertukaran informasi yang cepat dan tidak dapat terbendung ,   maka mulai marak terjadinya kemerosotan moral
  2. Secara tidak disadari manusia yang sedang dimanjakan oleh teknologi yang  dibuat Manusia semakin malas dan bodoh , hal itu terjadi karena semakin ringkasnya pekerjaan manusia yang di tangani oleh teknologi
  3. Banyak limbah dari teknologi modern yang tidak bisa diolah sehingga menimbulkan tumpukan sampah teknologi yang tidak bisa di daur ulang.
      JADI APAKAH PENGERTIAN KPST???
             KPST(Konsep Pengembangan Sains dan Teknologi) adalah suatu konsep pengajaran dimana setiap mahasiswa diajarkan untuk mampu menindaki atau bertindak atas perkembangan teknologi saat ini dengan mendasarkan pada ilmu sains. Kita diajarkan untuk berfikir secara sains, artinya berfikir secara kritis, ilmiah, terstruktur, dan menerapakan sains tersebut. Pada KPST ini juga kita dituntut untuk dapat menyetarakan perkembangan tenologi yang ada sekarang dengan konsep sains, sehingga muncullah etika berteknologi yang dapat menyelesaikan masalah secara efektif an efisien.
 APA SAJAKAH YANG DIPELAJARI DI KPST???
                            Sesuai dengan pengertian dari KPST yang telah dijelaskan tadi, KPST akan membahas segala cara berfikir atau pola pokir yang dimiliki oleh setiap mahasiswa. Setiap mahasiswa diharapkan untuk belajar:
             a.Cara berfikir terkonsep, sehingga mahasiswa mampu memecahkan masalah dengan     solusi yang efisien
            b. Cara berfikir kritis, sehingga mahasiswa mampu mengkaji segala masalah secara ilmiah sesuai etika teknologi
            c. Pengertian Konsep Pengembangan sains dan teknologi serta pengaruhnya dalam     sehari hari.

   ss             Sekian dari saya tentang pengertian KPST dan pelajaran apa saja yng ipelajari di KPST, semoga    blog ini dapat beermanfaat. Terima Kasih.

0 komentar

Akibat dampak lingkungan yang disebabkan oleh manusia, ukuran ikan saat ini jauh lebih kecil dibanding sebelumnya. Efek lainnya, ikan jadi semakin mudah dimangsa oleh predatornya. Ini berarti, sumber makanan penting ini menjadi semakin terancam, jauh melebihi perkiraan sebelumnya.

Dari hasil penelitian sebelum ini, diketahui bahwa beberapa spesies ikan penting telah menyusut, sementara, ikan-ikan yang lebih besar telah tertangkap jaring. Padahal, perubahan iklim sendiri telah mempengaruhi rantai makanan. Namun, sampai saat ini, dampak luas akibat penyusutan ukuran ikan belum ditelaah lebih lanjut.

Untuk itu, sekolompok peneliti asal Australia dan Finlandia menggunakan pemodelan komputer untuk memprediksi apa yang akan terjadi saat lima spesies ikan mengalami penyusutan ukuran dalam kurun waktu 50 tahun. Dalam studi, peneliti mengamati lima spesies ikan di tenggara Australia yakni jackass morwong, tiger flathead, silver warehou, blue grenadier, dan pink ling.

Lewat simulasi, diketahui bahwa pada keempat spesies ikan, masa tubuh mereka akan menyusut, kecuali pada blue grenadier, yang meski ukurannya menciut, jumlah populasinya justru naik sepuluhpersen karena mereka berpindah ke kawasan yang lebih dekat dengan pantai, di mana mereka lebih aman dari serangan para predator.

Secara total, massa tubuh empat dari lima spesies yang diamati turun hingga 35 persen. “Tetapi sekecil apapun penurunan ukuran tubuh pada spesies ikan bisa memiliki dampak yang besar terhadap kematian alami mereka,” sebut peneliti. Dari kalkulasi, meski penyusutan hanya mencapai empat persen, namun ternyata, kematian akibat predator akan meningkat hingga 50 persen.

Pada laporan yang dipublikasikan di jurnal Biology Letters dari Royal Society, peneliti menyatakan, dampak terhadap hasil tangkapan juga signifikan. “Manusia telah mengubah ekosistem kelautan di seluruh dunia. Secara langsung lewat penangkapan ikan, dan secara tidak langsung lewat pemanasan global,” sebut peneliti. “Praktek pengelolaan ikan yang mengabaikan perubahan ini bisa menjurus ke overfishing,” sebut peneliti.