Post saya kali ini mengenai tugas KPST di. Tugas yang kami penuhi ini yaitu tentang menggunakaan konsep tekonologi dalam percobaan yang kami lakukan. Kami melakukan dalam bentuk group dan ini anggota grup kami :
- Ridle Ezri Sambow ( 116120091)
- Timbul Prawira Gultom (116122123)
- Victor Marolop Patriasi Siregar (116121117)
Berikut beberapa file yang berhubungan dengan percobaan yang kami lakukan :
- Solar Energy (download)
- Persentase (download)
- Video Simulasi Panel Surya
SOLAR ENERGY
Sebelum
menjelaskan tentang cara kerja solar cell, penulis ingin menjelaskan mengenai
sejarah solar cell. Solar cell pertama kali di temukan oleh Alexandre Edmund,
seorang ahli fisika pada tahun 1839. Percobaannya
dilakukan dengan cara menyinari 2 elektrode dengan berbagai macam cahaya.
Electrode tersebut di balut dengan bahan yang sensitive terhadap cahaya dan
dilakukan pada kotak hitam yang di kelilingi campuran asam. Hasilnya tenaga
listrik bertambah seiring dengan besarnya intensitas cahaya yang ditingkatkan.
Pada beberapa tahun berikutnya beberapa peneliti mencoba untuk melanjutkan
penelitian yang dilakukan oleh Alexandre, dan hasilnya mereka menemukan bahwa
Selenium dapat berfungsi sebagai pengubah tenaga matahari menjadi listrik tanpa
ada bagian bergerak atau panas. Namun
pada saat itu efesiensi solar cell masih sangat sedikit sehingga belum dapat
digunakan untuk memberi daya pada peralatan listrik yang besar. Sampai saat ini
efesiensi solar cell paling besar adalah sebesar 42,8% yang dilakukan oleh
University if Delaware pada tahun 2007.
Pembangkit
Listrik Tenaga Surya memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan Pembangkit
Listrik Tenaga Uap. PTLS dapat menghasilkan energy listrik dalam jumlah yang
tidak terbatas yang dapat di ambil langsung dari matahari, selain itu dalam
pengambilan tenaga surya PLTS tidak memerlukan bagian yang berputar dan tidak memerlukan
bahan bakar. Sehingga tidak akan ada polusi suara maupun polusi udara.
Sistem
sel surya yang ada digunakan biasanya terdiri dari panel solar cell, rangkaian
kontroler pengisian dan aki 12 volt. Panel solar cell merupakan modul yang terdiri
dari beberapa solar cell yang digabung dengan rangkaian seri atau parallel
tergantung ukuran dan kapasitas yang di perlukan. Solar sell menghasilkan
energy listrik yang proporsional dengan luas permukaan solar cell yang terkena
matahari. Rangkaian kontroles pengisian aki dalam system solar cell merupakan
rangkaian elektronik yang mengatur proses pengisian aki. Jika aki terisi 10,8
volt (dari 12 volt) maka kontroler akan mengisi aki dengan solar cell sebagai
sumberdayanya. Jika aki sudah terisi hingga 13,2 volt maka kontroler akan
menghentikan pengisian aki.
Agar
system solar cell menghasilkan hasil yang maksimal, solar cell harus menghadap
matahari secara tegak lurus. Maka dari itu system solar cell harus mempunya
kontroler optional yang dapat mengubah arah panel solar cell tegak lurus
terhadap arah datangnya matahari agar cahaya matahari terserap secara maksimal.
Sedangkan
bahan yang digunakan untuk solar cell adalah terdiri dari kaca pelindung dan
material adhesive transparan yang melindungi bahan solar cell dari keadaan
lingkungan. Lapisan berikutnya adalah material anti-reflesi untuk menyerap
lebih banyak cahaya dan mengurangi jumlah cahaya yang di pantulkan. Lalu
semikonduktor tipe P dan tipe N (terbuar daru campuran silicon) untuk
menghasilkan medan listrik. Saluran awal dan saluran akhir (terbuat dari logam
tipis) untuk mengirim electron ke perabot listrik.
Saat
cahaya bersentuhan dengan solar cell, cahaya akan di serap oleh bahan
semikonduktor, lalu terjadi pelepasan electron. Apabila electron tersebut bisa
menempuh perjalana menuju bahan semi-konduktor pada lapisan yang berbeda, maka
akan terjadi perubahan sigma gaya-gaya. Gaya tolakan menolak antar bahan
semi-konduktor akan menyebabkan aliran medan listrik yang mengakibatkan
electron dapat di salurkan ke saluran awal dan akhir untuk digunakan pada
perabot listrik.
Lebih lengkapnya download file di atas ya teman teman....Jangan lupa juga like videonya.(IT Telkom)